Tampilkan postingan dengan label agen property. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agen property. Tampilkan semua postingan

5 RAHASIA SUKSES AGEN PROPERTY


RAHASIA SUKSES AGEN PROPERTY Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya tentang “Menjadi agen property mengapa tidak?”,..nah, saat ini kita akan membahas tentang rahasia sukses menjadi agen property. “kekuasaan” tertinggi dari seorang agen property adalah akses informasi, atau dalam dunia para broker disebut dengan A, ketika ia memiliki informasi dari pihak pertama atau disebut A1, maka sesungguhnya ia sedang berjalan menuju dunia bisnis property jauh lebih besar dari sekadar agen property. Ada 5  Rahasia Sukses menjadi agen property, dan akan kami bagikan kepada anda: 

1.   Mengetahui hot deal.
Apakah yang dimaksud hot deal? Hot deal dalam dunia property harus memenuhi 3 syarat yaitu; harga, cara pembayaran, dan posisi. Jika 3 hal tersebut terpenuhi maka jurus berikutnya adalah meleverage hot deal tersebut menjadi uang. Ada beberapa yang dapat dilakukan seorang agen property untuk melakukan leverage tersebut:
  • Menjual lebih rendah dari harga pasar dengan peluang berhasil yang lebih tinggi 
  • Menjadikannya sebagai perumahan melalui pola kerjasama 
  • Membelinya kemudian mendevelop 
  • Menghubungkannya dengan investor besar untuk menjadi big projeck

2.  Memiliki informasi yang valid dan detail.
Informasi yang dimiiki seorang agen property haruslah informasi yang valid dan bersumber dari si pemilik, tanpa informasi yang valid maka agen property hanyalah pepesan kosong dan akan mengecewakan calon pembeli.

Dengan maraknya para calo, seorang agen property harus bisa membedakan mana informasi A1 dan mana informasi pepesan kosong, ia juga harus bisa mengidentifikasi dengan cepat siapa sebenarnya calon penjual tersebut, ada beberapa hal yang bisa dijadikan bahan validasi untuk menjadi agen property:
  • Aspek legal property yang dijual, tentu saja hal ini akan sangat menentukan apakah property tersebut bisa menjadi uang atau tidak. Di Indonesia yang diakui sebagai bukti kepemilikan adalah Sertipikat Hak Milik (SHM), Akta Jual Beli, dan IMB. Jika penjual tidak memiliki hal tersebut maka hampir dipastikan tidak akan terjadi penjualan, dalam hal ini agen property harus menghindari pula tanah sengketa, tanah dalam proses hukum, tanah girik sebelum mejadi SHM, tanah dalam proses bank sebelum ada bank note, dll. 
  • Posisi Lahan yang dijual, hal ini akan terkait dengan peluang untuk menarik calon konsumen, semakin strategis lahan yang akan dijual, peluang terjualnya akan semakin luas. Ada bebrapa parameter terkait dengan posisi lahan tersebut: • Letak lahan terhadap akses jalan, tol, terminal, stasiun, bandara, dll. • Letak lahan terhadap fasilitas publik seperti sekolah, masjid, rumah sakit, taman, pusat belanja, kantor layanan pemerintah, dll. • Letak lahan terhadap akses yang dihindari seperti SPBU, SPBBG, Kuburan, pengolahan limbah, pembuangan sampah, dll. 
  • Profil penjual, seorang agen property bukan hanya berhubungan dengan barang yang dijual, tapi juga harus berhubungan dengan manusia yang menjadi penjual, seperti pekerjaannya, keluarganya, bahkan jika memungkinkan anda harus memahami mengapa property tersebut dijual?.
3.  Memiliki akses terhadap leverage.
Seorang agen property harus memiliki akses terhadap leverage, yang kami maksud leverage disini adalah orang siap membantu sebagai standing buyer apabila terdapat hot deal. Tanpa adanya akses terhadap leverage seringkali seorang agen property kehabisan energi ketika melakukan penjualan. Dengan leverage, maka ia akan mudah melakukan eksekusi. Ada beberapa yang bisa menjadi leverage antara lain : Bank, Investor, dan Developer.

4.  Memiliki pasar yang luas.
Internet telah mengubah cara kerja dalam banyak hal, termasuk bisnis property. Mereka yang bisa memberikan informasi kepada sebanyak mungkin orang, akan berpeluang lebih besar dalam memenangkan pasar. Nah seorang agen property harus memiliki jaringan pasar yang luas, sebab tanpa jaringan yang luas, ia akan kesulitan untuk melakukan deal dengan calon pembeli, padahal bisnis agen property adalah bisnis jual-beli.

5.  Tampilan yang meyakinkan.
Nah ini yang terakhir yang menjadi kunci sukses agen property adalah penampilan yang meyakinkan, bahwa anda memahami bahan yang anda jual, anda layak masuk ke dunia property, anda berpenampilan menarik, menggunakan kostum yang cerah dan bersemangat.
Inilah yang akan membedakan anda sebagai seorang AGEN PROPERTY dengan dengan seorang Calo.

MENJADI AGEN PROPERTY MENGAPA TIDAK?



Melanjutkan tulisan saya terdahulu, tentang “Bisnis Property Sangat Menjanjikan”, saat ini saya akan membahas tentang salah satu bagian dari bisnis property itu sendiri, yaitu menjadi agen property, mengapa tidak? Dari sekian banyak turunan bisnis property, menjadi agen property adalah langkah awal menuju tangga “big business” dalam dunia property.

Agen bisnis property adalah sarana dalam melakukan pembelajaran tentang salah satu inti dalam dunia roperty yaitu marketing property. Ada 3 alasan mengapa menjadi agen property menjadi awal yang baik dalam bisnis property:

1.   Mudah
Menjadi agen sangat mudah, anda cukup mengetahui beberapa hal diantaranya; spesifikasi property (rumah, ruko, tanah, dll), harga dasar dari penjual, margin penjualan, dan media serta pasar apa yang anda akan bidik. Sederhana bukan? Nah dengan menjadi agen property anda sudah menjadi bagian yang sangat penting dalam dunia property, yaitu mengetahui informasi property.

2.  Murah
Menjadi agen property tidak membutuhkan modal yang besar, bahkan nyaris zero, anda tidak membutuhkan investasi, yang anda butuhkan adalah informasi dan media sebagai tempat anda mengakses pasar.

3.  Bisa dilakukan kapan saja.
Menjadi agen property juga bisa dilakukan kapan saja, selama anda bisa mengakses pasar dan memiliki “dagangan”. Anda juga bisa menemukan bahan “jualan” anda dimanapun, tanpa harus memiliki lokasi tertentu atau tipe tertentu. Nah itulah beberapa alasan mengapa menjadi agen property begitu mudah.

HOT DEAL
Kunci Sukses menjadi Agen Property Dalam istilah property, dikenal istilah hot deal. Hot deal adalah suatu property jika dimiliki oleh agen property maka ia akan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Apakah hot deal tersebut:

  • Property yang di jual dibawah harga pasar, banyak sekali property yang dijual dibawah harga pasar, misalnya karena jual butuh, jual rugi, dll. 
  • Property yang dijual dengan jangka waktu pembayaran yang lama, untuk hot deal jenis ini bisa lebih jauh dimainkan oleh seorang agen property, misalnya dengan menghhubungkannya dengan developer untuk menjadi perumahan. 
  • Property yang dijual dengan skema kerjasama, ada banyak propery misalnya tanah dengan jumlah yang luas tidak bisa dijual kepada satu orang. Maka biasanya dijual secara bertahap atau di jual dengan skema kerjasama, nah inipun akan sangat menguntungkan bagi agen property karena bisa dimainkan dengan developer menjadi perumahan maupun penjualan kavling siap bangun. 

MARGIN MENJADI AGEN PROPERTY
Secara umum, margin menjadi agen property adalah 1,5-2,5 % dari harga jual yang disepakati, dan ini biasanya sudah masuk kedalah struktur biaya, baik itu developer maupun penjual pribadi. Dengan komisi tersebut cukup, dibandingkan dengan modal yang tidak anda keluarkan, dan cara kerja sambil jalan yang anda lakukan maka cukup menarik bukan?, untuk memperbesar keuntungan anda, anda cukup memperluas cakupan informasi kepada pasar anda, misalnya dengan menggunakan faktor kali. Anda menjual propety dengan margin 2,5 % kepada 10 orang dalam waktu 1 bulan. Selamat menjadi agen property!..