BISNIS RUMAH KOST YANG MENGGIURKAN



Kembali kita bercerita tentang property, ..nah sekarang kami akan membahas tentang bisnis rumah kost yang menggiurkan.

Saat ini memang sedang marak bisnis rumah kost maupun kontrakan didaerah-daerah dengan pertumbuhan yang relatif cepat seperti di Depok, Tangerang, dan Bekasi yang merupakan area penyangga Ibukota.
Rumah kost sendiri sebetulnya bukan merupakan sebuah bisnis inti dari property karena return of investment (ROI) yang cukup lama. Akan tetapi rumah kost/kontrakan merupakan leverage yang akan menambahkan nilai suatu property dan memberikan passive income.

Jadi kalau anda berencana membuka rumah kost/kontrakan maka jangan sekali-kali berharap bahwa itu akan menjadi penghasilan utama anda. Akan tetapi anda harus mengganggap bahwa itu adalah aset yang akan memberikan capital gain atas tanah yang anda miliki.

Ada beberapa hal yang harus anda perharikan dalam berbisnis rumah kost ini :

      1. Lokasi
Lokasi sangat menentukan masalah harga sewa dan segmentasi yang anda bidik, tentu saja lahan yang sangat cocok sebagai rumah kost adalah yang berada didaerah yang cukup ramai seperti daerah sekitar kampus, perkantoran, area pabrik dll.
2.      
2.            2.  Segmentasi
Setelah menentukan lokasi yang tepat untuk rumah kost, selanjutnya anda tentukan segmentasinya, karena hal ini terkait dengan biaya sewa. Misalnya segmen mahasiswa, pelajar, karyawan perkantoran, dll. Jangan sampai terjadi anda salah menghubungkan antara lokasi dengan segmentasi, misalnya kawasan kampus tetapi anda membangun rumah kost untuk karyawan perkantoran, tentu saja hal ini akan merepotkan harga jual.

       3.  Optimasi

Optimasi terkait dengan pemanfaatan ruang secara maksimal, dalam hal ini anda harus memaksimalkan setiap ruang yang mungkin dimanfaatkan sebagai “bahan jualan”.

Nah, jika anda telah melakukan 3 hal diatas maka nilai property anda akan meningkat, dari lahan kosong menjadi nilai tambah. 

Untuk mendapatkan profit yang lebih, maka anda dapat menggunakan lahan tesebut sebagai agunan ke bank untuk membeli lahan/property yang lebih luas, kemudian menjadikan biaya sewa sebagai cicilan ke bank. Demikianlah terus menerus, sehingga anda dapat membeli property yang kedua, ketiga dan seterusnya.


MENGAPA KITA MEMILIH BISNIS PROPERTY?

Kekayaan Umar bin Khattab ra
• Mewariskan 70.000 properti (ladang pertanian) seharga @ 160juta (total Rp 11,2 Triliun)
• Cash flow per bulan dari properti = 70.000 x 40 jt = 2,8 Triliun/ tahun atau 233 Miliar/bulan.
• Simpanan = hutang dalam bentuk cash
Kekayaan Utsman bin `Affan ra
• Simpanan uang = 151 ribu dinar plus seribu dirham
• Mewariskan properti sepanjang wilayah Aris dan Khaibar
• Beberapa sumur senilai 200 ribu dinar (Rp 240 M)
Kekayaan Zubair bin Awwam ra
• 50 ribu dinar
• 1000 ekor kuda perang
• 1000 orang budak
Kekayaan Amr bin Al-Ash ra
• 300 ribu dinar
Kekayaan Abdurrahman bin Auf ra
• Melebihi seluruh kekayaan sahabat!!
• Dalam satu kali duduk, pada masa Rasulullah SAW, Abdurrahman bin Auf berinfaq sebesar 64 Milyar (40 ribu dinar)
Bukan hanya sahabat utama yang kaya, namun juga rakyatnya hidup berkecukupan
Pada masa Umar bin Khattab ra (10 tahun bertugas),
• Mu’adz bin Jabal menuturkan di Yaman sampai kesulitan menemukan seorang miskin pun yang layak diberi zakat (Al-Amwal, hal 596)
• Mampu menggaji guru di Madinah masing-masing 15 dinar atau +/- 18 juta/bulan (Ash-Shinnawi, 2006)
Pada masa Umar bin Abdul Azis ra (3 tahun bertugas)
• Yahya bin Sa’id (petugas zakat) berkata, “Ketika hendak membagikan zakat, saya tidak menjumpai seorang miskin pun. Umar bin Abdul Azis telah menjadikan setiap individu rakyat pada waktu itu berkecukupan” . (Ibnu Abdil Hakam, siroh Umar bin Abdul Azis, hal 59)
• Surat Gubernur Bashrah, “Semua rakyat hidup sejahtera sampai saya sendiri khawatir mereka akan menjadi takabbur dan sombong.” (Al-Amwal, hal 256)
Subhanallah…mereka begitu kaya nya, namun mereka tidak mencintai kekayaannya. justru dengan harta melimpah yang dititipkan Alloh, malah membuat mereka semakin terpacu untuk beramal dan berdakwah dengan hartanya.
Saudaraku seiman..
Sedikit dari Banyaknya Bukti Kekayaan Sahabat
Kekayaan Umar bin Khattab ra
• Mewariskan 70.000 properti
(ladang pertanian) seharga @ 160juta (total Rp 11,2 Triliun)
• Cash flow per bulan dari properti = 70.000 x 40 jt = 2,8 Triliun/ tahun atau 233 Miliar/bulan.
• Simpanan = hutang dalam bentuk cash
Kekayaan Utsman bin ‘Affan ra
• Simpanan uang = 151 ribu dinar plus seribu dirham
• Mewariskan properti sepanjang wilayah Aris dan Khaibar
• Beberapa sumur senilai 200 ribu dinar (Rp 240 M)
Kekayaan Zubair bin Awwam ra
• 50 ribu dinar
• 1000 ekor kuda perang
• 1000 orang budak
Kekayaan Amr bin Al-Ash ra
• 300 ribu dinar
Kekayaan Abdurrahman bin Auf ra
• Melebihi seluruh kekayaan sahabat!!
• Dalam satu kali duduk, pada masa Rasulullah SAW, Abdurrahman bin Auf berinfaq sebesar 64 Milyar (40 ribu dinar)
Bukan hanya sahabat utama yang kaya, namun juga rakyatnya hidup berkecukupan
Pada masa Umar bin Khattab ra (10 tahun bertugas),
• Mu’adz bin Jabal menuturkan di Yaman sampai kesulitan menemukan seorang miskin pun yang layak diberi zakat (Al-Amwal, hal 596)
• Mampu menggaji guru di Madinah masing-masing 15 dinar atau +/- 18 juta/bulan (Ash-Shinnawi, 2006)
Pada masa Umar bin Abdul Azis ra (3 tahun bertugas)
• Yahya bin Sa’id (petugas zakat) berkata, “Ketika hendak membagikan zakat, saya tidak menjumpai seorang miskin pun. Umar bin Abdul Azis telah menjadikan setiap individu rakyat pada waktu itu berkecukupan”. (Ibnu Abdil Hakam, siroh Umar bin Abdul Azis, hal 59)
• Surat Gubernur Bashrah, “Semua rakyat hidup sejahtera sampai saya sendiri khawatir mereka akan menjadi takabbur dan sombong.” (Al-Amwal, hal 256)
Anda juga bisa kaya seperti mereka, karena sumber kekayaan kita -umat Islam- telah ada, hanya tinggal digali!
Menjadi kaya raya adalah impian semua orang. Sifat Allah Ar-Rozzaq (Maha Memberi Rizqi), Al-Ghoniy (Maha Kaya) dan Al-Mughniy (Maha Pemberi Kekayaan) yang ditanamkan kepada manusia menjadikan manusia ingin menguasai kekayaan. Namun cara manusia mencapainya memiliki spektrum yang amat panjang. Mulai cara yang halal sampai yang menjurus kepada kesyirikan.
Pada zaman keemasan Islam (khoirul qurun), para sahabat Rasulullah SAW menguasai kekayaan dengan motivasi terbaik mereka, mengabdi kepada Allah. Dan tentu saja, rizqi yang mereka terima, hanya yang halal saja. Ciri mereka ada pada keteguhan dan kerja keras dalam berproduksi, namun sangat hemat dalam konsumsi. Inilah zuhud yang benar. Bukan dengan ber-miskin ria lalu melegitimasi kemalasannya dengan baju zuhud.
Dalam sejarah tercatat, Umar bin Khattab RA ketika wafat meninggalkan ladang pertanian sebanyak 70.000 ladang, yang rata-rata harga ladangnya sebesar Rp 160 juta (perkiraan konversi ke dalam rupiah). Itu berarti, Umar meninggalkan warisan sebanyak Rp 11,2 Triliun. Setiap tahun, rata-rata ladang pertanian saat itu menghasilkan Rp 40 juta,
“Berarti Umar ra mendapatkan passive income sebanyak Rp 2,8 Triliun setiap tahun, atau 233 Miliar sebulan!”.
(Fikih Ekonomi Umar ra, penerbit Khalifa, hal. 47 & 99, konversi pada saat harga dinar Rp 1,2 juta)
Subhanallah…
Umar ra dalam anjurannya untuk berproduksi, berkata: “Aku wajibkan kepada kalian tiga bepergian, yaitu: Haji dan umroh, Jihad dan usaha untuk mencari rizqi” (idem, hal 48).
Bahkan beliau juga berkata, “Tidaklah Allah menciptakan kematian yang aku meninggal dengannya setelah terbunuh dalam jihad yang lebih aku cintai daripada aku meninggal di antara kedua kaki untaku ketika berjalan di muka bumi, dalam mencari sebagian karunia Allah” (idem, hal 42)
Masih banyak atsar Umar ra yang lain, yang menganjurkan para sahabat untuk gemar berproduksi. Namun coba kita lihat betapa Umar ra menganggap dirinya bermewahan jika makan lebih dari dua lauk dalam satu hidangan… kehidupan konsumsi yang sangat kontras dengan produksinya.
Dengan prinsip kekayaan seperti inilah akhirnya para sahabat mampu mencetak para konglomerat muslim, seperti Abdurrahman bin ‘Auf, Utsman bin Affan, Amru bin Ash, Muawiyyah dan sahabat yang lain yang telah meraih kekayaan sejatinya.
Lalu, dimana benang merahnya? dimana sumber kekayaan itu sebenarnya? bagaimana umat Islam masa kini bisa seperti mereka?
Benang merah yang bisa saya lihat pada mereka dan ilmu-ilmu kekayaan pada masa kini, ada pada penguasaan PROPERTI mereka. Ya, PROPERTI. Umar ra memiliki warisan 70.000 ladang pertanian, Ustman ra memiliki properti sepanjang wilayah Aris dan Khaibar, beberapa sumur produktif senilai 240 Miliar. Belum lagi sahabat yang lain. Mereka semua kaya dari properti…
Maka, kalau boleh saya sarankan kepada para pengusaha dan pekerja muslim, arahkan strategi Anda pada properti seperti para sahabat Rasulullah SAW itu. Bahkan Umar ra selalu menganjurkan kepada para pejabatnya untuk tidak menghabiskan gajinya untuk konsumsi. Melainkan disisakan untuk membeli properti. Agar uang mereka tidak habis hanya untuk dimakan.
Kenapa harus properti?
1. Karena sahabat kaya raya lewat properti
2. Karena Allah tidak ciptakan bumi yang kedua, sehingga harganya makin mahal
3. Karena harga properti naik terus dan tidak fluktuatif
4. Karena properti adalah investasi terbaik dan teraman
5. Karena properti memiliki dua keuntungan : Capital gain dan cash flow
6. Karena bumi ini harus diwarisi oleh kaum yang taat kepada Allah saja.
Bisnis berbasis properti adalah bisnis yang aman, insya Allah. Jika tidak berbasis properti akan mudah dihancurkan badai. Jadi jika Anda berbisnis, maka arahkan bisnis itu pada penguasaan properti. Jika Anda bekerja, maka sisihkan gaji Anda untuk membeli properti.
Pada masa kini, dengan perbankan syariah sebagai leverage terbaik dan halal, mampu membuat kita membeli properti dengan modal yang minim, bahkan tanpa modal sama sekali.
Saya kan bukan pebisnis?
Saya kan hanya karyawan?
Properti kan harganya mahal?
ANDALAH PEWARIS BERIKUTNYA, HANYA JIKA ANDA TAHU CARANYA….!
BAGAIMANA KAYA RAYA BERMAKNA SECARA SYARIAH MELALUI PROPERTY

5 RAHASIA SUKSES AGEN PROPERTY


RAHASIA SUKSES AGEN PROPERTY Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya tentang “Menjadi agen property mengapa tidak?”,..nah, saat ini kita akan membahas tentang rahasia sukses menjadi agen property. “kekuasaan” tertinggi dari seorang agen property adalah akses informasi, atau dalam dunia para broker disebut dengan A, ketika ia memiliki informasi dari pihak pertama atau disebut A1, maka sesungguhnya ia sedang berjalan menuju dunia bisnis property jauh lebih besar dari sekadar agen property. Ada 5  Rahasia Sukses menjadi agen property, dan akan kami bagikan kepada anda: 

1.   Mengetahui hot deal.
Apakah yang dimaksud hot deal? Hot deal dalam dunia property harus memenuhi 3 syarat yaitu; harga, cara pembayaran, dan posisi. Jika 3 hal tersebut terpenuhi maka jurus berikutnya adalah meleverage hot deal tersebut menjadi uang. Ada beberapa yang dapat dilakukan seorang agen property untuk melakukan leverage tersebut:
  • Menjual lebih rendah dari harga pasar dengan peluang berhasil yang lebih tinggi 
  • Menjadikannya sebagai perumahan melalui pola kerjasama 
  • Membelinya kemudian mendevelop 
  • Menghubungkannya dengan investor besar untuk menjadi big projeck

2.  Memiliki informasi yang valid dan detail.
Informasi yang dimiiki seorang agen property haruslah informasi yang valid dan bersumber dari si pemilik, tanpa informasi yang valid maka agen property hanyalah pepesan kosong dan akan mengecewakan calon pembeli.

Dengan maraknya para calo, seorang agen property harus bisa membedakan mana informasi A1 dan mana informasi pepesan kosong, ia juga harus bisa mengidentifikasi dengan cepat siapa sebenarnya calon penjual tersebut, ada beberapa hal yang bisa dijadikan bahan validasi untuk menjadi agen property:
  • Aspek legal property yang dijual, tentu saja hal ini akan sangat menentukan apakah property tersebut bisa menjadi uang atau tidak. Di Indonesia yang diakui sebagai bukti kepemilikan adalah Sertipikat Hak Milik (SHM), Akta Jual Beli, dan IMB. Jika penjual tidak memiliki hal tersebut maka hampir dipastikan tidak akan terjadi penjualan, dalam hal ini agen property harus menghindari pula tanah sengketa, tanah dalam proses hukum, tanah girik sebelum mejadi SHM, tanah dalam proses bank sebelum ada bank note, dll. 
  • Posisi Lahan yang dijual, hal ini akan terkait dengan peluang untuk menarik calon konsumen, semakin strategis lahan yang akan dijual, peluang terjualnya akan semakin luas. Ada bebrapa parameter terkait dengan posisi lahan tersebut: • Letak lahan terhadap akses jalan, tol, terminal, stasiun, bandara, dll. • Letak lahan terhadap fasilitas publik seperti sekolah, masjid, rumah sakit, taman, pusat belanja, kantor layanan pemerintah, dll. • Letak lahan terhadap akses yang dihindari seperti SPBU, SPBBG, Kuburan, pengolahan limbah, pembuangan sampah, dll. 
  • Profil penjual, seorang agen property bukan hanya berhubungan dengan barang yang dijual, tapi juga harus berhubungan dengan manusia yang menjadi penjual, seperti pekerjaannya, keluarganya, bahkan jika memungkinkan anda harus memahami mengapa property tersebut dijual?.
3.  Memiliki akses terhadap leverage.
Seorang agen property harus memiliki akses terhadap leverage, yang kami maksud leverage disini adalah orang siap membantu sebagai standing buyer apabila terdapat hot deal. Tanpa adanya akses terhadap leverage seringkali seorang agen property kehabisan energi ketika melakukan penjualan. Dengan leverage, maka ia akan mudah melakukan eksekusi. Ada beberapa yang bisa menjadi leverage antara lain : Bank, Investor, dan Developer.

4.  Memiliki pasar yang luas.
Internet telah mengubah cara kerja dalam banyak hal, termasuk bisnis property. Mereka yang bisa memberikan informasi kepada sebanyak mungkin orang, akan berpeluang lebih besar dalam memenangkan pasar. Nah seorang agen property harus memiliki jaringan pasar yang luas, sebab tanpa jaringan yang luas, ia akan kesulitan untuk melakukan deal dengan calon pembeli, padahal bisnis agen property adalah bisnis jual-beli.

5.  Tampilan yang meyakinkan.
Nah ini yang terakhir yang menjadi kunci sukses agen property adalah penampilan yang meyakinkan, bahwa anda memahami bahan yang anda jual, anda layak masuk ke dunia property, anda berpenampilan menarik, menggunakan kostum yang cerah dan bersemangat.
Inilah yang akan membedakan anda sebagai seorang AGEN PROPERTY dengan dengan seorang Calo.

MENJADI AGEN PROPERTY MENGAPA TIDAK?



Melanjutkan tulisan saya terdahulu, tentang “Bisnis Property Sangat Menjanjikan”, saat ini saya akan membahas tentang salah satu bagian dari bisnis property itu sendiri, yaitu menjadi agen property, mengapa tidak? Dari sekian banyak turunan bisnis property, menjadi agen property adalah langkah awal menuju tangga “big business” dalam dunia property.

Agen bisnis property adalah sarana dalam melakukan pembelajaran tentang salah satu inti dalam dunia roperty yaitu marketing property. Ada 3 alasan mengapa menjadi agen property menjadi awal yang baik dalam bisnis property:

1.   Mudah
Menjadi agen sangat mudah, anda cukup mengetahui beberapa hal diantaranya; spesifikasi property (rumah, ruko, tanah, dll), harga dasar dari penjual, margin penjualan, dan media serta pasar apa yang anda akan bidik. Sederhana bukan? Nah dengan menjadi agen property anda sudah menjadi bagian yang sangat penting dalam dunia property, yaitu mengetahui informasi property.

2.  Murah
Menjadi agen property tidak membutuhkan modal yang besar, bahkan nyaris zero, anda tidak membutuhkan investasi, yang anda butuhkan adalah informasi dan media sebagai tempat anda mengakses pasar.

3.  Bisa dilakukan kapan saja.
Menjadi agen property juga bisa dilakukan kapan saja, selama anda bisa mengakses pasar dan memiliki “dagangan”. Anda juga bisa menemukan bahan “jualan” anda dimanapun, tanpa harus memiliki lokasi tertentu atau tipe tertentu. Nah itulah beberapa alasan mengapa menjadi agen property begitu mudah.

HOT DEAL
Kunci Sukses menjadi Agen Property Dalam istilah property, dikenal istilah hot deal. Hot deal adalah suatu property jika dimiliki oleh agen property maka ia akan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Apakah hot deal tersebut:

  • Property yang di jual dibawah harga pasar, banyak sekali property yang dijual dibawah harga pasar, misalnya karena jual butuh, jual rugi, dll. 
  • Property yang dijual dengan jangka waktu pembayaran yang lama, untuk hot deal jenis ini bisa lebih jauh dimainkan oleh seorang agen property, misalnya dengan menghhubungkannya dengan developer untuk menjadi perumahan. 
  • Property yang dijual dengan skema kerjasama, ada banyak propery misalnya tanah dengan jumlah yang luas tidak bisa dijual kepada satu orang. Maka biasanya dijual secara bertahap atau di jual dengan skema kerjasama, nah inipun akan sangat menguntungkan bagi agen property karena bisa dimainkan dengan developer menjadi perumahan maupun penjualan kavling siap bangun. 

MARGIN MENJADI AGEN PROPERTY
Secara umum, margin menjadi agen property adalah 1,5-2,5 % dari harga jual yang disepakati, dan ini biasanya sudah masuk kedalah struktur biaya, baik itu developer maupun penjual pribadi. Dengan komisi tersebut cukup, dibandingkan dengan modal yang tidak anda keluarkan, dan cara kerja sambil jalan yang anda lakukan maka cukup menarik bukan?, untuk memperbesar keuntungan anda, anda cukup memperluas cakupan informasi kepada pasar anda, misalnya dengan menggunakan faktor kali. Anda menjual propety dengan margin 2,5 % kepada 10 orang dalam waktu 1 bulan. Selamat menjadi agen property!..

BISNIS PROPERTY SANGAT MENJANJIKAN




Apa yang anda bayangkan ketika mendengar tentang bisnis property? Susah? Njilemet? Banyak prosedur? Return yang lama? Dan banyak lagi... Karena saking inginnya belajar tentang bisnis property akhirnya banyak diantara kita yang berebut mengikuti seminar dan training property dengan biaya yang tidak sedikit, dan bisa ditebak..90 : 10, 90 persen orang yang belajar bisnis property kemudian mundur dengan teratur, dan hanya 10 % yang kemudian take action untuk membangun kerajaan bisnis propertynya. Pahitnya lagi 90% dari 10% yang kemudian take action tersebut kemudian juga mundur teratur karena kehabisan energi.


Yuk Memahami Bisnis Property Sama seperti bisnis yang lain, bisnis property sebetulnya sederhana, asalkan tahu memulainya, dan siap dengan pilihan yang diambilnya, dalam hal ini saya akan berbagi inti bisnis property yang dapat kita ambil manfaatnya.

Bisnis Property adalah bisnis Penguasaan lahan.                                                              
Yap, bisnis property adalah bisnis penguasaan lahan, siapa yang menguasai lahan...dialah pengambil keputusannya. Dan orang yang berbisnis property tanpa lahan, bisa dipastikan ia sedang tidak bisnis property. Jadi, bagian yang pertama jika anda ingin berbisnis property, kuasailah lahan, meskipun hanya lahan kecil, sesungguhnya ia sedang berbisnis property. Sebagai contoh, misalnya ada seorang tukang ojek..memiliki lahan seluas 5 meter persegi di terminal..apakah ia bisa berbisnis property? Bisa, caranya adalah ia jadikan lahan yang 5 meter persegi itu sebagai lahan sewaan, toilet umum, dll...nah dengan begitu ia mendapatkan cashflow dari asetnya yang hanya 5 meter tersebut. Nah, yang lahan 5 meter saja bisa berbisnis property....apalagi anda yang memiliki lahan ratusan bahkan ribuan meter.
Bisnis Property adalah penguasaan aliran cash flow. Ya, bisnis property adalah penguasaan cashflow....cashflow yang saya maksud disini ada 2 macam : a. Siapa yang memiliki lahan (property) maka sesungguhnya ia yang menguasai kekayaan, dan dalam hal ini kekayaan tersebut adalah cashflow yang belum dicairkan. b. Bisnis property sendiri adalah bisnis permainan papan catur cashflow, ibarat bermain catur, dalam bisnis property anda harus cerdas dalam mengelola permainan, kapan waktunya memakan, mundur, dan kapan waktunya menikmati kemenangan.
Bisnis Property adalah bisnis kepercayaan dan jaringan
Bisnis property tidak selalu membutuhkan modal yang besar, ia lebih kepada bisnis kepercayaan dan jaringan. Barangsiapa yang berbisnis property tanpa jaringan dan merasa tidak membutuhkan pihak lain, maka ia akan hancur. Sekarang bagaimana kalau anda tidak punya modal? Ya, anda masih punya jaringan? Jaringan apa? Ada jaringan pasar, jaringan pertemanan, jaringan investor, dll. Bagaimana cara menggunakan jaringan tersebut...ya, nanti akan saya share pada artikel berikutnya.

Dimana letak menjanjikannya?
1.  Bisnis Property memiliki minimal 25 turunan bisnis yang bisa dilakukan
Yap..anda bisa memilih bisnis turunan yang masih dalam core bisnis property, bisnis turunannya adalah sebagai berikut :
  • Tanah : menjadi broker tanah, menjual kavling tanah, menjadi agen penjual tanah, pemecahan sertipikat, menjadi kontraktor landclearing, menjadi kontraktor jalan, menjadi kontraktor saluran air dan gorong-gorong, menjadi penyedia /suplaier perlenkapan kerja, menjadi penyediaan air bersih/pengeboran, pekerjaan pertamanan, dll.
  • Bangunan : menjadi pemborong/kontraktor, menjadi suplaier, menjadi pengawas bangunan, menjadi agen penjual, menjadi konsultan, menjadi disainer/arsitek, pekerjaan finishing, menjadi penyedia cat, dll. Nah, banyak bukan..jika anda baru memulai..silakan dipilih yang paling cocok...semoga sukses. 
2.  Harga property selalu naik
Catatan ini boleh saya katakan bahwa, jika anda tidak mempelajari bisnis property sekarang, atau tidak memiliki bisnis property sekarang maka anda akan merugi. Karena jika anda menunda memulai bisnis property maka anda akan terlambat untuk mengejar ketertinggalan. Orang yang memiliki property maka ia akan mendapatkan 2 keuntungan yaitu capital gain dan asset.
3.  Property adalah Leverage tercepat dalam hal keuangan Para pakar bisnis mengatakan ada 3 hal yang sangat cepat dalam melakukan leverage :
1. Property
2. Emas
3. Saham
Jadi, jika anda ingin cepat kaya...mulailah belajar property saat ini, dan untu memahami bagaimana menjadikan property sebagai leverage,.kita perlu membahasnya lebih jauh. Internet telah mengubah peta Bisnis Property Dunia saat ini sudah berubah, penguasaan bisnis property bukan lagi monopoli kalangan tertentu, ya..internet telah mengubah peta bisnis property, memberikan peluang yang lebih besar bagi anda untuk maju, mengakses pasar dan berkreasi lebih besar. Internet telah mengubah banyak hal,.. Nah, sangat menjanjikan bukan...ayo gunakan internet untuk bisnis property.