Tampilkan postingan dengan label cara mudah punya property. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara mudah punya property. Tampilkan semua postingan

MENJADI AGEN PROPERTY MENGAPA TIDAK?



Melanjutkan tulisan saya terdahulu, tentang “Bisnis Property Sangat Menjanjikan”, saat ini saya akan membahas tentang salah satu bagian dari bisnis property itu sendiri, yaitu menjadi agen property, mengapa tidak? Dari sekian banyak turunan bisnis property, menjadi agen property adalah langkah awal menuju tangga “big business” dalam dunia property.

Agen bisnis property adalah sarana dalam melakukan pembelajaran tentang salah satu inti dalam dunia roperty yaitu marketing property. Ada 3 alasan mengapa menjadi agen property menjadi awal yang baik dalam bisnis property:

1.   Mudah
Menjadi agen sangat mudah, anda cukup mengetahui beberapa hal diantaranya; spesifikasi property (rumah, ruko, tanah, dll), harga dasar dari penjual, margin penjualan, dan media serta pasar apa yang anda akan bidik. Sederhana bukan? Nah dengan menjadi agen property anda sudah menjadi bagian yang sangat penting dalam dunia property, yaitu mengetahui informasi property.

2.  Murah
Menjadi agen property tidak membutuhkan modal yang besar, bahkan nyaris zero, anda tidak membutuhkan investasi, yang anda butuhkan adalah informasi dan media sebagai tempat anda mengakses pasar.

3.  Bisa dilakukan kapan saja.
Menjadi agen property juga bisa dilakukan kapan saja, selama anda bisa mengakses pasar dan memiliki “dagangan”. Anda juga bisa menemukan bahan “jualan” anda dimanapun, tanpa harus memiliki lokasi tertentu atau tipe tertentu. Nah itulah beberapa alasan mengapa menjadi agen property begitu mudah.

HOT DEAL
Kunci Sukses menjadi Agen Property Dalam istilah property, dikenal istilah hot deal. Hot deal adalah suatu property jika dimiliki oleh agen property maka ia akan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Apakah hot deal tersebut:

  • Property yang di jual dibawah harga pasar, banyak sekali property yang dijual dibawah harga pasar, misalnya karena jual butuh, jual rugi, dll. 
  • Property yang dijual dengan jangka waktu pembayaran yang lama, untuk hot deal jenis ini bisa lebih jauh dimainkan oleh seorang agen property, misalnya dengan menghhubungkannya dengan developer untuk menjadi perumahan. 
  • Property yang dijual dengan skema kerjasama, ada banyak propery misalnya tanah dengan jumlah yang luas tidak bisa dijual kepada satu orang. Maka biasanya dijual secara bertahap atau di jual dengan skema kerjasama, nah inipun akan sangat menguntungkan bagi agen property karena bisa dimainkan dengan developer menjadi perumahan maupun penjualan kavling siap bangun. 

MARGIN MENJADI AGEN PROPERTY
Secara umum, margin menjadi agen property adalah 1,5-2,5 % dari harga jual yang disepakati, dan ini biasanya sudah masuk kedalah struktur biaya, baik itu developer maupun penjual pribadi. Dengan komisi tersebut cukup, dibandingkan dengan modal yang tidak anda keluarkan, dan cara kerja sambil jalan yang anda lakukan maka cukup menarik bukan?, untuk memperbesar keuntungan anda, anda cukup memperluas cakupan informasi kepada pasar anda, misalnya dengan menggunakan faktor kali. Anda menjual propety dengan margin 2,5 % kepada 10 orang dalam waktu 1 bulan. Selamat menjadi agen property!..

BISNIS PROPERTY SANGAT MENJANJIKAN




Apa yang anda bayangkan ketika mendengar tentang bisnis property? Susah? Njilemet? Banyak prosedur? Return yang lama? Dan banyak lagi... Karena saking inginnya belajar tentang bisnis property akhirnya banyak diantara kita yang berebut mengikuti seminar dan training property dengan biaya yang tidak sedikit, dan bisa ditebak..90 : 10, 90 persen orang yang belajar bisnis property kemudian mundur dengan teratur, dan hanya 10 % yang kemudian take action untuk membangun kerajaan bisnis propertynya. Pahitnya lagi 90% dari 10% yang kemudian take action tersebut kemudian juga mundur teratur karena kehabisan energi.


Yuk Memahami Bisnis Property Sama seperti bisnis yang lain, bisnis property sebetulnya sederhana, asalkan tahu memulainya, dan siap dengan pilihan yang diambilnya, dalam hal ini saya akan berbagi inti bisnis property yang dapat kita ambil manfaatnya.

Bisnis Property adalah bisnis Penguasaan lahan.                                                              
Yap, bisnis property adalah bisnis penguasaan lahan, siapa yang menguasai lahan...dialah pengambil keputusannya. Dan orang yang berbisnis property tanpa lahan, bisa dipastikan ia sedang tidak bisnis property. Jadi, bagian yang pertama jika anda ingin berbisnis property, kuasailah lahan, meskipun hanya lahan kecil, sesungguhnya ia sedang berbisnis property. Sebagai contoh, misalnya ada seorang tukang ojek..memiliki lahan seluas 5 meter persegi di terminal..apakah ia bisa berbisnis property? Bisa, caranya adalah ia jadikan lahan yang 5 meter persegi itu sebagai lahan sewaan, toilet umum, dll...nah dengan begitu ia mendapatkan cashflow dari asetnya yang hanya 5 meter tersebut. Nah, yang lahan 5 meter saja bisa berbisnis property....apalagi anda yang memiliki lahan ratusan bahkan ribuan meter.
Bisnis Property adalah penguasaan aliran cash flow. Ya, bisnis property adalah penguasaan cashflow....cashflow yang saya maksud disini ada 2 macam : a. Siapa yang memiliki lahan (property) maka sesungguhnya ia yang menguasai kekayaan, dan dalam hal ini kekayaan tersebut adalah cashflow yang belum dicairkan. b. Bisnis property sendiri adalah bisnis permainan papan catur cashflow, ibarat bermain catur, dalam bisnis property anda harus cerdas dalam mengelola permainan, kapan waktunya memakan, mundur, dan kapan waktunya menikmati kemenangan.
Bisnis Property adalah bisnis kepercayaan dan jaringan
Bisnis property tidak selalu membutuhkan modal yang besar, ia lebih kepada bisnis kepercayaan dan jaringan. Barangsiapa yang berbisnis property tanpa jaringan dan merasa tidak membutuhkan pihak lain, maka ia akan hancur. Sekarang bagaimana kalau anda tidak punya modal? Ya, anda masih punya jaringan? Jaringan apa? Ada jaringan pasar, jaringan pertemanan, jaringan investor, dll. Bagaimana cara menggunakan jaringan tersebut...ya, nanti akan saya share pada artikel berikutnya.

Dimana letak menjanjikannya?
1.  Bisnis Property memiliki minimal 25 turunan bisnis yang bisa dilakukan
Yap..anda bisa memilih bisnis turunan yang masih dalam core bisnis property, bisnis turunannya adalah sebagai berikut :
  • Tanah : menjadi broker tanah, menjual kavling tanah, menjadi agen penjual tanah, pemecahan sertipikat, menjadi kontraktor landclearing, menjadi kontraktor jalan, menjadi kontraktor saluran air dan gorong-gorong, menjadi penyedia /suplaier perlenkapan kerja, menjadi penyediaan air bersih/pengeboran, pekerjaan pertamanan, dll.
  • Bangunan : menjadi pemborong/kontraktor, menjadi suplaier, menjadi pengawas bangunan, menjadi agen penjual, menjadi konsultan, menjadi disainer/arsitek, pekerjaan finishing, menjadi penyedia cat, dll. Nah, banyak bukan..jika anda baru memulai..silakan dipilih yang paling cocok...semoga sukses. 
2.  Harga property selalu naik
Catatan ini boleh saya katakan bahwa, jika anda tidak mempelajari bisnis property sekarang, atau tidak memiliki bisnis property sekarang maka anda akan merugi. Karena jika anda menunda memulai bisnis property maka anda akan terlambat untuk mengejar ketertinggalan. Orang yang memiliki property maka ia akan mendapatkan 2 keuntungan yaitu capital gain dan asset.
3.  Property adalah Leverage tercepat dalam hal keuangan Para pakar bisnis mengatakan ada 3 hal yang sangat cepat dalam melakukan leverage :
1. Property
2. Emas
3. Saham
Jadi, jika anda ingin cepat kaya...mulailah belajar property saat ini, dan untu memahami bagaimana menjadikan property sebagai leverage,.kita perlu membahasnya lebih jauh. Internet telah mengubah peta Bisnis Property Dunia saat ini sudah berubah, penguasaan bisnis property bukan lagi monopoli kalangan tertentu, ya..internet telah mengubah peta bisnis property, memberikan peluang yang lebih besar bagi anda untuk maju, mengakses pasar dan berkreasi lebih besar. Internet telah mengubah banyak hal,.. Nah, sangat menjanjikan bukan...ayo gunakan internet untuk bisnis property.